Arsip untuk Februari, 2012
Dubai Creek
Diposkan dalam Renungan Buruh Migran pada Februari 29, 2012 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Resep Timur Tengah; Kurma-Cardamom-Cashewnut-Madu dan Saffron
Diposkan dalam Catatan Buruh Migran pada Februari 29, 2012 | 2 Komentar »
Apa jadinya, jika kurma (seedless) dijejali gerusan cardamom dan cashew nut kemudian dilumuri madu yaman. Setelah itu terakhir ditaburi serpihan serbuk saffron? Hmmm…Yummy! Ada apa dengan Cardamom? Pastinya lezatt! buat yang suka bau khas cardamom tentu rasa kurma ini menjadi berbeda dan segar. Umumnya minuman dan makanan khas timur tengah memang hampir sellau melibatkan cardamon. [...]
Salam, Bagaimana seharusnya?
Diposkan dalam Catatan Buruh Migran pada Februari 29, 2012 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Jika Islam sebagai agama rahmat seluruh alam, mengapa ucapan ‘Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh” hanya untuk orang muslim saja? betulkah begitu? atau seperti apa ? Di Gulf, utnuk wajah-wajah sebangsa Asia tenggara yang umumnya serumpun; Indonesia-Filipina-Malaysia-Thailand memiliki wajah yang sama. Umumnya pula di Gulf para pekerja Asia tenggara di dominasi oleh warga Filipina. Ini menjadi pengalaman keseharian [...]
Diary 28 Feb
Diposkan dalam Catatan Buruh Migran pada Februari 29, 2012 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kemarin, selasa 28 Februari yang mestinya menjadi hari pamungkas di bulan Februari saya disergap perasaan menyebalkan. Sebal melihat muka-muka manusia pemalas tetapi gajinya lebih besar. Tuhan Maha Adil? ya! Tuhan Maha Adil! jangan ragukan itu. Dia memang menciptakan manusia rajin dengan gaji umumnya rendah. Setiap pagi, truk-truk pengangkut sampah hilir mudik menjemput sampah-sampah di setiap [...]
Dari Teknisi telepon hingga Menjadi Imam Masjid
Diposkan dalam Catatan Buruh Migran pada Februari 29, 2012 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Dari seorang teknisi telepon menjadi seorang imam masjid? kenapa tidak!. Usianya baru 21 tahun, ia sudah menjadi imam di masjid kami, Umar bin Abdul Aziz. Menggantikan imam yang sebelumnya memilih untuk kembali ke negara asalnya. Perjalanannya menjadi seorang imam masjid cukup berliku dan bukan tujuan utamanya. namun Allah mempunyai rencana lain hingga menghantarkannya menjadi imam [...]
Sambel
Diposkan dalam Catatan Buruh Migran pada Februari 29, 2012 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Dulu banget.. seorang teman pernah melakukan penelitian entah untuk S2, S3 atau S-nong-nong. Isinya tentang hubungan antara seseorang yang suka sambel (pedas) dengan karakter bawaannya. Isinya kurang lebih: “Seseorang yang suka sambel (pedas) cenderung mempunyai sifat yang temperamen (pemarah)” … Ini menarik. bertahun-tahun saya tidak bisa melupakannya. Menjangkar dalam ingatan terutama saat hendak makan sambel. [...]
Misteri; Ghib
Diposkan dalam Dongeng Buruh Migran pada Februari 18, 2012 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Layaknya sebuah desa, kampung atau dusun yang mempunyai nama begitu pula dengan padang pasir. Semakin ke dalam kita menyusuri maka semakin kita menemukan bahwa padang pasir mempunyai nama. Terutama tempat-tempat yang memiliki sumber mata air/oase, lembah, gunung juga tempat yang memiliki keanehan atau terkenal anker. Dalam Mushaf kitab suci disebutkan pula bahwa di salah satu [...]
Shisha
Diposkan dalam Oret-oretan Buruh Migran pada Februari 18, 2012 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Ranting kering kurma bergesekan bak biola mendendangkan syair kerinduan Kusodorkan secangkir sulaymani ishrab..!..Minumlah!
Reda
Diposkan dalam Catatan Buruh Migran pada Februari 18, 2012 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Pagi ini kembali tenang. Setelah malam meredakan kemarahan badai pasir yang menerjang kota kecil ini. Semua tampak normal kembali. Tinggal debu-debu yang tersisa di pelataran koridor, pinggiran jalan dan setiap ceruk permukaan. Pagi ini, seperti memulai siklus tahunan menjelang Maret. Semua tampak riang. Burung-burung yang hinggap di setiap pohon ramai bercit-cit cuit. Saya mengamati dari [...]
