Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Hati yang sakit

Boleh jadi hati manusia sedang sakit , bahkan tanpa disadari. Lebih tragis bahwa hatinya sebenarnya mati, namun si empunya tidak menyadari.

Tanda-tanda spesifik hati yang sedang sakit atau mati adalah jika ia tidak merasa sakit dan pedih oleh goresan-goresan pisau kemaksiatan, Hal itu disebabkan karena hatinya telah rancu dan teracuni, sehingga tidak dapat lagi membedakan antara nilai kebenaran dan aqidahnya yang batil. Hal ini seperti ditafsirkan oleh Mujahid dan Qatadah tentang firman Allah yang berbunyi: “Fi Qulubihim Maradhun[QS.Al-Baqarah:10]. artinya: “Dalam hati mereka terdapat penyakit.” “Ayat ini menunjukkan adanya keraguan yang tumbuh dalam hati manusia tentang kebenaran.” Bahkan ia melihat kebenaran bagai sesuatu yang sangat bertentangan dengan kehendaknya. Kebenaran itu dilihat dari sisi lain yang terasa merugikan dirinya. sehingga dalam kondisi seperti ini ia lebih menyukai kebatilan dan kemudharatan.

Kata & Rindu

mari menari denganku

diantara kata dan huruf

yang maknanya seperti curahan hujan yang melebat

yang tetesannya membasahi rambut, wajah, dan hati kita

 Kita pun berteriak riang seriang rumput dan dedaunan

kita bernyanyi mengiringi simponi katak di musim penghujan

Kita menemukan rindu yang bersembunyi

di setiap huruf demi huruf

bahwa kata adalah samudera kerinduan

yang mengurat dan membasahi hati-hati kita

termenung

Aku masih terpaku menatap senja
yang sudah kesekian kalinya tidak menyisakan
kemewahan yang seperti biasa aku nikmati
di penghujung musim

Suram, kelabu, gelap merata, hingga batas horizon
Aku tidak meminta berlebihan sebenarnya
hanya sekedar ingin diberi kesempatan menatap dirimu
mentari
sebelum kemudian aku terlempar di pojok kesendirian

Tak ada air yang menggenang
yang dengannya langit bercermin
tak ada rintik hujan dan bias cahaya
dimana aku bisa temukan pelangi
di sudut jendela

Aku kemudian termenung
menatap lampu ruangan yang kuning redup
memberikan kesempatan padaku
untuk sekedar berimajinasi
jika kau tak temukan apa yang kau mau
maka bermimpilah

Rahasia

Allah
nama-MU adalah rahasia
dibalik trilyunan kata
nama-Mu
adalah kepingan yang menyatukan
sedih dan bahagia
gundah dan tenang
tangis dan tawa
tapi hanya satu saja yang diizinkan
melekat atas nama-MU
yaitu; Cinta

kata

kata adalah esensi
hidup kita
dengannya Tuhan mencinptakan semesta
saat kata terluka
siapa yang mampu membasuhnya?

Engkau seperti shisha rasa apel
Harummu menyegarkan
Asapmu menggiurkan
Kuhirup hingga mengisi rongga paru
kuhirup hingga aku kecanduan

oh shishaku..
Candu yang menyegarkan
Walau dirimu antara ada dan tiada
tapi
Kuserahkan sepasang paruku
Untuk dirimu
hingga berkarat

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.